Permainan Bola Kecil – Jika ada istilah akan permainan bola besar, itu berarti ada permainan bola kecil juga dong! Yap, sesuai dengan namanya, berarti permainan bola kecil ini menggunakan sebuah bola dengan ukuran kecil sebagai alat utamanya. Ukuran kecilnya bola dalam permainan ini biasanya dapat digenggam oleh telapak tangan orang dewasa.
Grameds pasti sudah tidak asing dengan keberadaan permainan bola kecil ini, sebab ketika masih duduk di bangku sekolah, guru olahraga kerap mengajari akan hal tersebut. Bahkan bisa saja Grameds masih memainkannya hingga saat ini, baik sebagai hobi atau bahkan berhasil memenangkan pertandingannya. Jenis olahraga yang termasuk dalam permainan bola kecil, sebut saja ada bulu tangkis, tenis meja, golf, softball, kasti, dan masih banyak lagi.
Lalu sebenarnya, apa saja sih permainan bola kecil itu? Bagaimana sejarah dan aturan dari permainan-permainan bola kecil ini? Yuk simak ulasan berikut ini, supaya Grameds tidak bingung!

https://www.pexels.com/
Permainan Bola Kecil Tenis Meja

https://www.pexels.com/
Tenis meja ini jika dilihat sekilas mirip seperti tenis, hanya saja menggunakan meja sebagai “lapangan” serta bola kecil sebagai alatnya.
Sejarah Singkat
Sejak abad ke-19 , di wilayah Inggris telah populer oleh adanya permainan bola kecil bernama pingpong, yang kemudian berkembang menjadi tenis meja alias table tennis. Hingga akhirnya pada tahun 1901, permainan bola kecil ini mulai diadakan turnamen kecil-kecilnya.
Kemudian pada tahun 1921, dibentuklah asosiasi khusus tenis meja bernama Table Tennis Association (TTA) di Inggris, setelah itu diikuti oleh adanya International Federation Table Tennis (ITTF). Kota London dipilih menjadi tuan rumah pada kejuaraan tenis meja dunia resmi pada tahun 1926. Saking populernya, tenis meja mulai diperkenalkan pula sebagai cabang Olimpiade. Sementara itu di Indonesia, pada 1939 juga mulai mendirikan Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI).
Teknik Dasar
a) Memegang Raket (Bet)
Dalam permainan tenis bola ini, memegang raket juga memerlukan teknik tersendiri dan memiliki beragam macamnya.
- Teknik memegang raket seperti berjabat tangan (Shakehand Grip). Teknik ini biasanya digunakan oleh para pemain profesional dan nantinya pemain dapat menggunakan kedua sisi bet.
- Teknik memegang bet seperti memegang tangkai pena (penhold grip). Kebanyakan yang memanfaatkan teknik ini adalah para pemain Asia dan nantinya pemain hanya dapat menggunakan satu sisi bet saja.
- Teknik seemiller grip yang mana hampir sama dengan teknik shakehand grip. Perbedaannya adalah pada teknik ini, bagian bet atas diputar dari 20-90 derajat ke arah tubuh. Posisi jari telunjuk menempel di sepanjang sisi bet.
b) Pukulan Forehand dan Backhand
- Forehand dan Backhand lurus, yakni dengan melambungkan bola ke arah teman sehingga dilakukan secara berpasangan atau kelompok.
- Forehand dan Backhand menyilang meja, yakni dengan memantulkan bola ke meja lalu melakukan pukulan servis.
c) Servis
Dalam teknik dasar ini memiliki beragam jenisnya, yakni.
- Forehand dan Backhand lurus bidang servis
- Forehand dan Backhand secara menyilang
- Forehand dan Backhand ke sasaran
d) Smash
- Smash Forehand, yakni dengan memantulkan bola ke arah atas, kemudian ayunkan lengan dari arah bawah ke atas dengan bantuan pergelangan tangan.
- Smash Backhand, yakni dengan mengayunkan pergelangan bola ke arah pantulan bola untuk mengatur arah, sementara tubuh dapat berpindah dari kiri ke kanan.
Alat dan Peraturan
a) Bet
Bet adalah sebutan untuk raket atau alat pemukul dalam permainan tenis meja. Terbuat dari campuran kayu, serat karbon, serat kaca, dan kertas padat.
b) Bola
Ukuran bola yang digunakan dalam permainan tenis meja ini adalah berdiameter 40 mm dan berat 2,7 gram dengan bentuk bulat. Bahan dasarnya berupa plastik atau selulosa yang tidak mengkilap. Warna yang diizinkan pada bola tenis meja hanyalah putih dan oranye saja.
c) Meja
- Panjang: 2,74 m
- Lebar: 1,525 m
- Tinggi: 76 cm dari permukaan tanah
d) Net
Ukuran panjang standarnya adalah 15,25 cm diukur dari tiang penjaga net dan penjepit net. Net tenis harus dipasang secara rapat dan menyentuh dasar meja tanpa ada celah sedikitpun.
e) Perolehan Poin
- Jika bola melayang melewati meja tanpa memantul terlebih dahulu
- Lawan sudah lebih dulu menyentuh bola, tanpa bisa mengembalikannya
- Lawan memukul bola dengan sisi daun raket yang tanpa ada pelapis karetnya
- Servis yang dilakukan oleh lawan tidak sempurna, sehingga menyebabkan bola tidak melewati net
- Lawan tidak mengembalikan bola dengan benar
Permainan Bola Kecil Kasti (Baseball)

https://www.pexels.com/
Permainan bola kasti ini hampir mirip dengan softball. Namun letak perbedaannya terletak pada bentuk lapangannya. Pada permainan bola kasti, lapangannya berbentuk persegi panjang, sementara lapangan softball berbentuk seperempat lingkaran.
Sejarah Singkat
Permainan bola kecil ini ternyata sudah ada sejak Dinasti Tudor pada tahun 1744, terutama di wilayah Inggris. Penemunya sama dengan penemu permainan voli, yakni William G. Morgan. Permainan ini menjadi populer hingga kemudian pada tahun 2828, aturan bola kasti dibuat secara resmi oleh William Clarke di inggris.
Teknik Dasar
a) Melempar Bola
Dalam teknik dasar ini setidaknya terdapat 4 teknik yang berupa:
- Melempar bola menyusur tanah
- Melempar bola mendatar
- Melempar bola melambung
- Melempar bola memantul tanah
b) Menangkap Bola
Dalam melakukan teknik ini, harus memperhatikan hal-hal berikut:
- Pandangan mata harus tertuju pada arah datangnya bola.
- Menangkap bola menggunakan kedua tangan, yakni kedua telapak tangan dalam posisi terbuka sehingga membentuk setengah bola.
- Pada saat perkenaan bola pertama, harus diikuti sedikit tarikan tangan ke arah belakang.
c) Melambungkan Bola
- Sesuaikan tangan dengan kaki, jika akan melambungkan bola menggunakan tangan kanan, maka kaki kanan berada di depan.
- Badan dicondongkan ke depan.
- Putar lengan tangan yang memegang bola ke arah belakang dengan ukuran 360॰.
- Ayunkan lengan ke arah depan, kemudian lepaskan bola saat bola berada di samping paha kanan disertai dengan lecutan pergelangan tangan.
d) Memukul Bola
- Pegang alat pemukul dengan benar menggunakan satu tangan.
- Berdiri dengan posisi badan menyamping sehingga pelambung atau pengumpan berada di samping kiri pemukul.
- Buka kaki selebar bahu.
- Alat pemukul diletakkan di atas bahu sebelah kanan dengan posisi siku tangan yang memegang alat pemukul.
- Pandangan ke arah melambungnya bola.
Alat dan Peraturan
a) Lapangan
- Panjang: 60-70 cm
- Lebar: 30 cm
- Ruang pelambung: 5×5 m
- Ruang pemukul: 5×5 m
- Ruang bebas: 15×5 m
- Jari-jari marka: 1 m
b) Aturan Dasar
- Jumlah pemain untuk setiap tim berjumlah 12 orang termasuk satu kapten. Setiap pemain diharuskan mengenakan nomor dada dari angka 1 sampai 2.
- Waktu permainan dibagi menjadi 2 babak, setiap babak diberikan waktu 20-30 menit. Di antara dua babak tersebut nantinya akan diberikan waktu istirahat selama 15 menit.
- Pertandingan dipimpin oleh seorang wasit dengan dibantu oleh 3 orang penjaga garis dan 1 pencatat waktu.
c) Tugas Regu Penjaga:
- Mematikan permainan tim lawan dengan cara melemparkan bola ke arah pemukul atau menangkap langsung bola kasti yang telah dipukul oleh regu pemukul.
- Membakar ruang bebas, yakni dengan cara menempati ruang bebas jika ada yang kosong.
d) Tugas Pelambung:
- Melambungkan bola sesuai dengan arah yang diminta oleh pemukul.
- Jika bola yang sudah dilambungkan tidak sesuai dengan permintaan pemukul, maka pemukul berhak tidak memukulnya.
e) Aturan Pergantian Tempat:
- Jika salah seorang pemain dalam regu pemukul terkena lemparan bola.
- Bola pukulan dari tim pemukul ditangkap langsung oleh tim lawan sebanyak 3x berturut-turut.
- Alat pemukul terlepas ketika hendak melakukan pukulan.
Permainan Bola Kecil Softball

https://www.pexels.com/
Permainan bola kecil bernama softball ini memang hampir mirip dengan kasti, tetapi ada beberapa perbedaan selain pada bentuk lapangannya. Yakni pada bola yang digunakan yang mana lebih berat bola pada permainan softball.





















0 komentar:
Posting Komentar